Minggu, 12 Mei 2013

wc...bilik temenong...tempat merenung :)

- Ketika kita "sakit"perut..tidak ada kata nanti,karena harus segera menuju W.C...setelah selesai...yang menjadi pertanyaannya..pernahkah teman-teman memikirkan "itu"setelah dibuang?pasti nggak dong..iya kan?nah bagi teman-teman yang mau mengeluarkan sebagian uangnya untuk "memakai mata uang AMAL"untuk membeli impian, namun masih ragu-ragu antara ikhlas dan tidak..ingat aja waktu teman-teman buang hajat:)..perumpamaan rasanya ikhlas ya seperti itu..setuju?
- Begitu juga bagi yang sedang membangun apapun yang berhubungan dengan "USAHA"..misal usaha ngedapetin orang yang kamu taksir, usaha untuk mendapatkan pekerjaan, usaha untuk mengambil hati orang tua si pacar, usaha untuk membuka suatu bisnis besar atau kecil...coba perhatikan keran air....kalau dibuka full, pasti airnya jauh lebih deras daripada dibuka sedang atau dibuka kecil...so..apa yang kamuu pikirkan dan kamu rasakan?
- Bayangin kalau kamu mau buang hajat tapi ngambil airnya pake ember...dan bayangin kalau kamu cukup membuka keran airnya...lebih cepat dan praktis yang pake buka keran air dong...itulah gambaran kalau kita bekerja dalam mencari rezki/pemasukan/gaji/income..!..seorang karyawan(buruh/pegawai dsb) dan seorang dokter(atau pengacara/artis/pemilik toko)bekerja seperti mengangkut air pake ember,kerja untuk uang,puluhan tahun menghabiskan waktu tenaga uang dan pikiran untuk menjadi pemilik pekerjaan atau menjadi pekerja supaya "AMAN"padahal sebenarnya mereka "TERBELENGGU" waktu dan financial..artinya mereka membarterkan waktu tenaga dan pikiran mereka untuk menjadi "BUDAK"nya uang..bisa kaya?bisa, tapi tidak bebas waktu..bisa bebas waktu?bisa, tapi tidak bebas uang..sampai disini jelas?
jadi kenapa orang kaya semakin kaya karena mereka yang disebut kaya sebenar-benarnya(bukan pejabat korup, karena pejabat juga disebut pegawai)orang ultra kaya adalah mereka yang kebanyakan uang dan mereka bisa memenuhi gaya hidup mereka tanpa pusing mikirin uangnya. mereka yang disebut PEJUANG yang membangun "saluran pipa" mereka, karena mereka punya pandangan jauh, pandangan untuk jangka panjang..kerja keras mereka tidak sampai puluhan tahun, kerja keras mereka yang menghasilkan keran air, tanpa "harus mengangkut air pake ember lagi"karena usia pasti menua, tenaga pasti berkurang..tapi cara kerja membangun saluran pipa memudahkan mereka pensiun muda dan pensiun kaya..MEREKA BUKAN BEKERJA UNTUK UANG, TAPI MEREKA BEKERJA UNTUK MEMBANGUN SUMBER UANGNYA, YANG DISEBUT ASET BERSISTEM"..supaya aset tersebutlah yang akan berkerja untuk mereka dan menghasilkan banyak uang, setelah uangnya "melimpah"dari "bak"..barulah mereka mempekerjakan uang itu untuk menghasilkan lebih banyak uang..misalnya berinvestasi, memainkan uangnya di property, mereka juga bisa memperbudak uangnya di saham-saham...mau rugi atau untung, mereka nyantai aja..karena baknya melimpah..:)
nah teman-teman..coba dech lihat disekeliling kita..orang yang sudah lama menjadi karyawan/pegawai/dokter/pengacara/artis yang sudah tua-tua...yang tidak mempersiapkan dirinya membangun aset..mereka terpaksa harus bekerjaaaaa terus...padahal dunia sudah berubah, cara kerja sekarang sudah berinovasi....bagi teman-teman yang mau merubah hidup menjadi lebih baik(cara bekerja nya)...kita bisa sharingkan kok, tugas teman-teman..bisa memilih dimana untuk memulai membangun saluran pipanya..saya cuma bisa berbagi cara...kalau mau ikut saya, saya ada perusahaan yang mensupport cara tersebut...teman-teman tinggal pilih aja mau di perusahaan mana..so...hidup jauh lebih berarti jika kita bisa merubah kualitas hidup kita...teman-teman..dan orang lain..semangat ya..jauhi aja lingkungan yg negatif..lingkungan positif slalu terbuka bagi yang bosen dengan lingkungan negatif:)